Bangga Menjadi Orang Indonesia

Sebagai orang yang dilahirkan di negara Indonesia kita harus bangga menjadi bagian negara republik tercinta ini. Dibawah ini saya sunting beberapa data yang merupakan hasil karya anak negeri / negara ini yang sudah mendapat apresiasi dari negara-negara lain

Sumber : Milist Tetangga 

37. Penemuan Hidrocarbon sebagai refrigerant ramah lingkungan pengganti Freon yang merusak ozon adalah karya Putra Indonesia yang sudah dipatentkan.

 38. Ken Sutanto adalah putra Indonesia yang pemikirannya digunakan pemerintah Jepang guna membangun negara Jepang.

 39. CN 235 adalah pesawat yang berteknologi fly by wire dan termasuk pesawat canggih di kelasnya.

 40. Indonesia kelak mempunyai kemampuan meluncurkan satelitnya sendiri dan satu-satunya di Asia tenggara dan tidak semua Negara di Asia yang memiliki kemampuan yang serupa.

 41. Pindad menghasilkan senjata serbu SS-1 dan SS-2 yang bisa digunakan di medan berair, berlumpur, berpasir dan belum tentu bisa dilakukan oleh M16 (AS) atau pun AK (Rusia).

 42. Termasuk Negara yang mempunyai pertumbuhan ekonominya positif pada saat krisis global selain China dan India.

 43. Pindad memproduksi kendaraan tempur dan sudah digunakan dimanca Negara. Ini satu-satunya di Asia Tenggara.

 44. Arowana adalah ikan langka dan mahal yang telah berhasil dibudidayakan dan di ekspor ke manca Negara dengan menggunakan chip khusus yang tertanam di badan hewan tersebut.

 45. Selain Komodo, hewan purba lainnya yang hidup di Indonesia ada ikan Coelacanth yang hidup di perairan di Sulawesi Utara. Fosil ikan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1930 di madagaskar dan berumur jutaan tahun.

 46. Kopassus melatih pasukan komando Negara sahabat.

 47. Negara yang mempunyai kisah perjuangan yang panjang menuju kemerdekaan.

 48. dst dst

 Tambahan

No.48 Warsito dikenal sebagai pionir dalam teknologi tomografi

 

Warsito, Profesor yang Sukses
 
 Ada lima tokoh yang memenangkan penghargaaan Achmad Bakrie Awards  tahun ini. Di antaranya adalah Warsito PhD, yang meraih penghargaan
 kategori teknologi. Inikah isyarat bahwa ia akan terpilih menjadi  Menristek dalam kabinet SBY mendatang? Warsito tak mau bicara soal  itu. Dunianya adalah dunia ilmu. Tenang tapi menghanyutkan.
 
 Empat pemenang lainnya adalah Pantur Silaban peraih untuk bidang  sains, Danarto kategori kesusasteraan, Ag Soemantro Hardjojuwono untuk
 bidang kedokteran, dan terakhir Sajogyo pemenang di bidang pemikiran  sosial.
 
 Di dunia akademisi internasional, Warsito dikenal sebagai pionir dalam  teknologi tomografi, yaitu teknologi untuk memindai berbagai macam
 obyek dari tubuh manusia, proses kimia, industri perminyakan, reactor  nuklir hingga perut bumi. Penemuannya yang paling spektakuler adalah  tomografi volumetrik 4D yang dipatenkan di Amerika dan lembaga paten  internasional PTO/WO tahun 2006. Teknologi ini diperkirakan akan
 mengubah drastis perkembangan riset dan teknologi di berbagai bidang dari energi, proses kimia, kedokteran, hingga nano-teknologi.
 
 Warsito sudah membangun sebuah institusi riset swasta pertama di  Indonesia untuk mengembangkan teknologi tomografi volumetrik untuk
 berbagai aplikasi. Meskipun masih berskala kecil, institusi yang  dibangunnya mempunyai reputasi tinggi di dunia dan telah mampu  menjalin kerja sama riset dengan lembga riset dan universitas kelas  dunia seperti Ohio State University (AS), National Natural Science  Laboratory of Japan (RIKEN, Japan), Nanyang Technology University  (Singapore), dan Universiti Kebangsaan Malaysia (Malaysia).
 
 Produk dari institusinya telah dipakai di berbagai institusi dunia,  termasuk Ohio State University (AS), Cambrige University (UK), B&W
 Company (AS), dan Morgantown National Laboratory (Dept of Energy, WA,  AS). Institusi yang dibangunnya juga telah menjadi standar bagi
 teknologi tomografi volumetrik dan yang dikembangkan di seluruh dunia  dan dipublikasikan di dua jurnal internasional terkemuka, yaitu
 Measurement Science and Technology (UK) dan IEE Sensors Journal (AS).
 
 Lembaga penelitian yang juga memberikan beasiswa dan bimbingan  penelitian bagi mahasiswa Indonesia dari seluruh tanah air. Ini  sebagai bantuan untuk menyelesaikan tugas akhir dengan pembinaan riset  kelas dunia bekerja sama dengan lembaga-lembaga riset dunia yang  terikat dalam kerjasama penelitian.
 
 Di bidang keorganisasian, Warsito adalah salah satu pendiri dan ketua  umum Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI). Selama menjabat
 sebagai ketua umum MITI sejak tahun 2005, Warsito telah membangun  jaringan MITI di seluruh Indonesia dan luar negeri terutama  MITI-Mahasiswa di 50 kampus di 26 Propinsi di seluruh Indonesia.
 
 Program utama yang dilancarkan MITI adalah meningkatkan kualitas  akademis dan kemampuan riset mahasiswa Indonesia, serta membantu  pengembangan SDM mahasiswa Indonesia melalui program pengiriman  mahasiswa Indonesia untuk belajar ke luar negeri. Tahun 2007 MITI
 bekerja sama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Riyadh  berhasil mengirim mahasiswa untuk program belajar S2 dan S3 sebanyak
 51 orang atas beasiswa dari pemerintah Saudi Arabia.
 
 Saat ini MITI juga sedang membangun kelompok-kelompok belajar dan  riset bagi pelajar dan mahasiswa di seluruh pelosok tanah air untuk
 membudayakan riset ilmiah dan mendorong segera terwujudnya universitas  riset di universitas- universitas seluruh Indonesia.
 
 Dr Warsito lahir di Solo, 1967, adalah seorang penemu alat pemindai  tubuh (tomografi) yang lebih murah dan akurat yang dinamakan ECVT
 (electrical capacitance volume tomography). Warsito meraih gelar  doktor dari Universitas Shizuoka Jepang tahun 1997. Dia memulai riset
 tomografi ini sejak tahun 1991, ketika masih menjadi mahasiswa S1.  Saat itu ia masih mengembangkan tomografi ultrasound yang bertujuan
 untuk mendeteksi kepekatan gas dan partikel di dalam reaktor berfasa  banyak.
 
 Selain melakukan penelitian, Warsito juga mengajar di Sekolah MIPA dan  Fisika, Universitas Indonesia, mengarahkan murid-murid postdoctoral
 dari Universitas Negeri Ohio, Universitas Negeri Washington dan  Universitas Shizuoka. Warsitor adalah salah satu dari ’50 Tokoh’  Revolusi Kaum Muda versi majalah Gatra, (Edisi Khusus 2003), ’10 Tokoh  yang Mengubah Indonesia’ versi majalah Tempo (Edisi Khusus Akhir Tahun  2006), dan juga terpilih menjadi salah satu dari ‘100 Tokoh  Kebangkitan Indonesia’ versi majalah Gatra (Mei, 2008).
 
Selain di MITI, Warsito juga aktif sebagai anggota Majelis  Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Komisi  Kebijakan Publik yang salah satunya bertanggung jawab langsung dalam  merancang dan menyusun flatform pembangungan PKS Bidang Perekonomian.
 
Warsito menghabiskan waktu bertahun-tahun demi menggeluti ilmunya.  Dengan temuan teknologinya, Warsito juga disebut-sebut banyak kalangan
 sangat layak mendapat Hadiah Nobel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: